Favorit


Setiap orang punya waktu dan tempat yang menjadi favoritnya. Misalnya, pojokan kamar saat hujan, bisa juga di tengah taman saat angin bermain dengan awan, atau bahkan tepi pantai saat matahari sedang aduhai.


Kalo aku sendiri jujur paling suka saat malam hari di tengah perjalanan pulang. Hampir setiap ada kegiatan di luar, mau itu selesainya siang atau sore, pasti tetep maksa supaya pulangnya malam. Selain menghindari macet, di waktu-waktu tersebut aku merasa ada keseruan tersendiri.


Di bawah cahaya kota, aku menikmati perjalanan pulang menuju rumah. Diiringi playlist pilihan, perlahan aku mulai merasa nyaman, mulai tidak peduli dengan kemacetan dan juga suara klakson yang berbunyi tanpa alasan.


Terkadang suasana tersebut memanggil kembali kebahagiaan yang telah lalu, sehingga aku tersenyum dan tertawa sendiri ketika mengingatnya. Tidak hanya memanggil kembali bahagia, suasana tersebut pun sering mengingatkanku kepada kenangan sedih yang membuat keramaian jalan menjadi terasa sepi.


Entah mau dibawa ke mana tulisan ini, tapi yang pasti apapun hal terfavorit yang kita miliki, mau itu waktu, tempat, dan bahkan manusia sekalipun, tidak akan selalu membawa kita kepada bahagia. Bisa jadi hal-hal tersebut malah membawa kita kepada sebuah duka yang sangat susah untuk dilupakan.


Jakarta, 6 Januari 2022

0 comments:

Posting Komentar